
lontaran.com/ Makassar – Pelayanan kesehatan yang humanis kembali ditunjukkan RSUD Daya Kota Makassar. Rumah sakit milik pemerintah daerah ini mendapat apresiasi atas respons cepat dan sikap berkeadilan dalam melayani pasien, termasuk mereka yang tidak memiliki jaminan kesehatan.
Seorang remaja bernama Muh Ikram (15), warga Jalan Landak Baru, Kota Makassar, saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Daya. Ikram dirawat setelah mengalami kondisi sakit serius akibat lambung bocor yang membutuhkan penanganan medis segera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski datang dalam kondisi darurat dan tanpa kepesertaan BPJS Kesehatan, pihak RSUD Daya tetap memberikan layanan medis tanpa penundaan. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan tindakan sesuai prosedur untuk menyelamatkan kondisi pasien.
Keluarga pasien mengaku bersyukur atas pelayanan yang diberikan. Mereka menilai RSUD Daya tidak membeda-bedakan pasien berdasarkan status ekonomi maupun kepemilikan jaminan kesehatan.
Langkah tersebut mencerminkan komitmen RSUD Daya dalam menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien menjadi prioritas utama, terlepas dari latar belakang administrasi.

Penanganan cepat terhadap Muh Ikram juga dinilai penting mengingat kondisi lambung bocor dapat berakibat fatal apabila terlambat ditangani. Ketepatan diagnosa dan tindakan medis menjadi kunci dalam proses pemulihan pasien.
Pelayanan ini sekaligus menunjukkan kesiapan RSUD Daya sebagai fasilitas kesehatan rujukan di Kota Makassar dalam menangani kasus-kasus gawat darurat secara profesional.
Selain aspek medis, pendekatan humanis yang ditunjukkan tenaga kesehatan turut memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarganya selama menjalani masa perawatan.
Keberpihakan kepada masyarakat kecil menjadi nilai lebih yang patut diapresiasi. RSUD Daya dinilai hadir sebagai rumah sakit publik yang benar-benar melayani kebutuhan masyarakat luas.
Dengan pelayanan yang responsif dan berkeadilan ini, RSUD Daya Kota Makassar diharapkan terus mempertahankan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif dan berorientasi pada kemanusiaan.

setelah menjalani rawat inap kini muh ikram telah dipulangkan ke panti dengan diantar oleh tim rsud daya dengan ambulance,selanjutnya akan kontrol kembali pada hari jumat tgl 19 desember 2025






