
lontaran.com/ Sekretariat DPRD Kota Makassar menerima penghargaan khusus dalam ajang APPel Hijau Indonesia Awards 2025 yang digelar pada 11-14 November di Kota Solo. Penghargaan ini diberikan oleh Penggerak Asosiasi Perpustakaan Literasi Hijau Indonesia.
Acara ini merupakan ajang nasional yang mengapresiasi individu, lembaga, komunitas, dan institusi yang berperan aktif dalam pengembangan literasi hijau di Indonesia. Fokus utamanya adalah pengelolaan perpustakaan berkelanjutan serta edukasi lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretariat DPRD Kota Makassar dinilai berhasil menerapkan inovasi dalam pengelolaan perpustakaan yang ramah lingkungan. Hal ini mencakup penyediaan koleksi literasi hijau, pemanfaatan sumber daya digital, serta program edukasi untuk masyarakat.

Ketua Asosiasi Perpustakaan Literasi Hijau Indonesia menyampaikan, “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi lembaga publik untuk terus mengembangkan literasi hijau dan menanamkan kesadaran lingkungan di masyarakat.”
Selain DPRD Makassar, sejumlah institusi dari berbagai daerah juga mendapat penghargaan atas kontribusi mereka dalam literasi hijau. Penilaian dilakukan berdasarkan inovasi, keberlanjutan program, dan dampak sosial yang dihasilkan.
Kegiatan APPel Hijau Indonesia Awards tidak hanya sekadar pemberian penghargaan, tetapi juga diisi dengan seminar, workshop, dan diskusi tentang strategi pengembangan perpustakaan berkelanjutan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, dan pegiat literasi hijau. Pertukaran pengalaman menjadi salah satu agenda penting selama kegiatan berlangsung.
Sekretariat DPRD Kota Makassar berharap penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperluas akses literasi hijau dan memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat edukasi lingkungan.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas dalam membangun kesadaran lingkungan melalui literasi hijau.
APPel Hijau Indonesia Awards 2025 di Kota Solo berhasil menampilkan berbagai inovasi dan praktik terbaik dari seluruh Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk mengembangkan perpustakaan berkelanjutan dan literasi hijau.





